Jumat, 02 November 2012

Cara Menikmati Kopi Dengan Benar

Dalam sebuah acara reuni, beberapa alumni menjumpai guru sekolah mereka dulu. Melihat para alumni tersebut tersebut antusian membicarakan kesuksesan mereka, sang Guru segera ke dapur dan mengambil seteko kopi panas & beberapa cangkir kopi yang berbeda-beda.

Ada cangkir yang terbuat dari kristal, kaca, melamin & plastik. Guru tersebut mempersilahkan para alumni untuk menikmati kopi buatannya sendiri, dengan membiarkan para alumni mengambil cangkir & mengisinya dengan kopi, sendiri sendiri. Oh ya, merk Cangkir Kristalnya adalah Crystal X. :D



Kopi pun segera berpindah ke cangkir, seiring suara gemericiknya. Sang guru berkata, sambil memandang lekat satu persatu para mantan anak didiknya .

"Perhatikanlah anak anakku, bahwa kalian semua memilih cangkir yg bagus bagus & kini yg tersisa hanyalah cangkir palstik yang murah dan tentu saja tidak menarik. Memilih hal yang terbaik adalah wajar, manusiawi. Namun persoalannya, ketika kita tidak mendapatkan cangkir yang bagus, perasaan kita sering mulai terganggu. Kita secara otomatis melihat cangkir yg dipegang orang lain dan serta merta mulai membandingkannya."

"Pikiran kita terfokus pada cangkir, padahal yang kita nikmati bukanlah cangkirnya melainkan kopinya. Hidup kita seperti kopi dalam analogi tersebut, sedangkan cangkirnya adalah pekerjaan, jabatan, dan harta benda yg kita miliki." Pesan moralnya, jangan pernah membiarkan cangkir mempengaruhi kopi yang kita nikmati. Cangkir bukanlah yang utama, kualitas kopi itulah yang terpenting. Jangan berpikir bahwa kekayaan yang melimpah, karier yang bagus & pekerjaan yang mapan merupakan jaminan kebahagian. Itu konsep yang sangat keliru."

"Kualitas hidup kita ditentukan oleh "Apa yang ada di dalam" dan bukan "Apa yang kelihatan dari luar". Apa gunanya kita memiliki segalanya, namun kita tidak pernah merasakan damai, sukacita, serta kebahagian di dalam kehidupan kita?"

"Itu sangat menyedihkan, karena itu sama seperti kita menikmati kopi basi yang disajikan di sebuah cangkir kristal yang mewah serta mahal. Cara menikmati kopi dengan benar bukanlah seberapa bagus cangkirnya, tetapi seberapa bagus kualitas kopinya."

Minggu, 03 Juni 2012

Laba Laba Tak Patah Semangat.

Carilah sarang laba laba yang masih berpenghuni. Rusaklah lalu tunggu dan amati. Dia akan memperbaiki sarangnya lagi.

Kalau sudah sempurna, rusaklah lagi. Tunggu dan amati. Dia akan memperbaiki lagi.

Begitu setersunya. Bagaimana dengan Anda? Powered by Crystal X


Rabu, 25 April 2012

imbalan Sebuah Kebaikan

Di suatu senja di musim yang lalu, dua puluh tahun yang lalu, di kala itu hujan rintik. Terdapat seorang pemuda yang dari penampilan terlihat seperti seorang mahasiswa, mondar mandir di depan sebuah rumah makan cepat saji di kota metropolitan, menunggu sampai tamu di restoran sudah agak sepi, dengan sifat yang segan dan malu-malu dia masuk ke dalam restoran tersebut. “Tolong sajikan saya semangkuk nasi putih.” Dengan kepala menunduk pemuda ini berkata kepada pemilik rumah makan.

Sepasang suami istri muda pemilik rumah makan, memperhatikan pemuda ini hanya meminta semangkuk nasi putih dan tidak memesan lauk apapun, lalu menghidangkan semangkuk penuh nasi putih untuknya.

Ketika pemuda ini menerima nasi putih dan sedang membayar berkata dengan pelan: “Dapatkah Bapak menyiram sedikit kuah sayur di atas nasi saya?”

Istri pemilik rumah berkata sambil tersenyum: “Ambil saja apa yang engkau suka, tidak perlu bayar!”

Sebelum habis makan, pemuda ini berpikir: “Di restoran ini, kuah sayur gratis.”

Lalu ia memesan semangkuk lagi nasi putih. “Semangkuk tidak cukup anak muda, kali ini saya akan berikan lebih banyak lagi nasinya.”

Dengan tersenyum ramah pemilik rumah makan berkata kepada pemuda ini. “Bukan, saya akan membawa pulang, besok akan membawa ke sekolah
sebagai makan siang saya!”

Mendengar perkataan pemuda ini, pemilik rumah makan berpikir pemuda ini tentu dari keluarga miskin diluar kota, demi menuntut ilmu datang ke kota untuk menempuh pendidikan, mencari uang sendiri untuk sekolah, kesulitan dalam keuangan itu sudah pasti.

Pemilik rumah makan lalu menaruh sepotong daging goreng dan sebutir telur disembunyikan dibawah nasi, kemudian membungkus nasi tersebut sepintas terlihat hanya sebungkus nasi putih saja dan memberikan kepada pemuda ini.

Melihat perbuatannya, istrinya mengetahui suaminya sedang membantu pemuda ini, hanya dia tidak mengerti, kenapa daging goreng dan telur disembunyikan di bawah nasi. Suaminya kemudian membisik kepadanya: “Jika pemuda ini melihat kita menaruh lauk di atas nasinya dia tentu akan merasa bahwa kita bersedekah kepadanya, harga dirinya pasti akan tersinggung dan lain kali dia tidak akan datang lagi. Jika dia ke tempat lain hanya membeli semangkuk nasi putih, mana ada gizi untuk bersekolah.”

“Engkau sungguh baik hati, sudah menolong orang masih menjaga harga dirinya.”

“Jika saya tidak baik, apakah engkau akan menjadi istriku?” sambut suaminya dengan senyum hangat.

Sepasang suami istri muda ini merasa gembira dapat membantu orang lain.

“Terima kasih, saya sudah selesai makan.” Pemuda ini pamit kepada mereka.

Ketika dia mengambil bungkusan nasinya, dia membalikan badan melihat dengan pandangan mata berterima kasih kepada mereka.

“Besok singgah lagi, engkau harus tetap bersemangat!” katanya sambil melambaikan tangan, dalam perkataannya bermaksud mengundang pemuda ini besok jangan segan-segan datang lagi.

Sepasang mata pemuda ini berkaca-kaca terharu, mulai saat itu setiap sore pemuda ini singgah kerumah makan mereka, sama seperti biasa setiap hari hanya memakan semangkuk nasi putih dan membawa pulang sebungkus untuk bekal keesokan hari. Sudah pasti nasi yang dibawa pulang setiap hari terdapat lauk berbeda yang tersembunyi setiap hari, sampai pemuda ini tamat sekolah.

Setelah tamat sekolah, selama 20 tahun pemuda ini tidak pernah muncul lagi di restoran tersebut karena sudah bekerja di kota lain.

Pada suatu hari, ketika suami ini sudah berumur 50 tahun lebih, pemerintah melayangkan sebuah surat bahwa rumah makan mereka harus digusur. Suami istri ini tiba-tiba kehilangan mata pencaharian dan mengingat anak mereka yang disekolahkan di luar negeri yang perlu biaya setiap bulan membuat suami istri ini berpelukan menangis dengan panik.

Pada saat ini masuk seorang pemuda yang memakai pakaian bermerek kelihatannya seperti direktur dari kantor yang bagus.

“Apa kabar? Saya adalah wakil direktur dari sebuah perusahaan. Saya diperintah oleh direktur kami mengundang kalian membuka kantin di perusahaan kami. Perusahaan kami telah menyediakan semuanya. Kalian hanya perlu membawa koki dan keahlian kalian kesana, keuntungannya akan dibagi dua dengan perusahaan.”

“Siapakah direktur diperusahaan Anda? Dan mengapa ia begitu baik terhadap kami? Saya tidak ingat mengenal seorang yang begitu mulia!” sepasang suami istri ini berkata dengan terheran.

“Kalian adalah penolong dan kawan baik direktur kami! Direktur kami paling suka makan telur dan daging goreng buatan kalian, hanya itu yang saya tahu. Yang lain setelah kalian bertemu dengannya dapat bertanya kepadanya.”

Akhirnya, pemuda yang hanya memakan semangkuk nasi putih ini muncul. Setelah bersusah payah selama 20 tahun akhirnya pemuda ini dapat membangun kerajaaan bisnisnya dan sekarang menjadi seorang direktur yang sukses untuk kerajaan bisnisnya.

Dia merasa kesuksesan pada saat ini adalah berkat bantuan sepasang suami istri ini. Jika mereka tidak membantunya dia tidak mungkin akan dapat menyelesaikan kuliahnya dan menjadi sesukses sekarang.

Setelah berbincang-bincang, suami istri ini pamit hendak meninggalkan kantornya. Pemuda ini berdiri dari kursi direkturnya dan dengan membungkuk dalam-dalam berkata kepada mereka: “Bersemangat ya! Di kemudian hari perusahaan tergantung kepada kalian, sampai bertemu besok!”

Sahabat, dari cerita tersebut dapat kita pelajari bahwa kebaikan hati seseorang belum tentu dirasakan hasilnya segera. Bisa jadi salah satu kebaikan yang pernah kita tunjukkan akan bermanfaat di kemudian hari. Jangan pernah berhenti untuk berbuat baik terhadap sesama.

Reupload by : Crystal X

Sabtu, 12 Maret 2011

Imaginasi - Target - Rencana : by Crown Diamond Moch Achsanto Ali

Crystal X Motivation : Scott adalah pengusaha peringkat nomor 8 dari Fortune 500. Dan yang sangat-sangat menarik, dia mengawali tulisannya dengan kisah waktu di SMU dimana ada 2 Steven yang tidak populer di sekolah. “Steven yang mana ? Steven yang suka memegang klarinet waktu pertandingan bola, atau Steven yang memegang tiang bendera ?”. Steven pemegang bendera menjadi pemilik perusahaan pemasaran ATC dengan omzet puluhan juta US dollar. Sementara Steven satunya lagi, yang di SMU tidak populer, kemudian dikenal dunia sebagai Steven SPIELBERG ! (sutradara film Jurassic Park, ET, dll).

Hikmah dari tulisan itu adalah, kalau anda dulu gagal dan selalu menjadi pecundang, tidak berarti selama-lamanya anda menjadi orang yang kalah terus-menerus. Steven Scott membuktikan hal tersebut. Thomas Edison, dikeluarkan dari sekolah dasar karena gurunya tidak tahan akan kebodohan Edison. Namun sekarang ribuan paten dibukukan atas nama Thomas Alva Edison, termasuk penemuan lampu listrik. Dan kalau kita baca ceritanya, perlu ribuan kali percobaan sebelum lampu listrik bisa menyala.

Selalu dan selalu, orang-orang yang dulu gagal, bisa melompat meninggalkan kubangan penderitaannya dengan suatu PERUBAHAN PIKIRAN. Saat ini anda perhatikan, pekerjaan apakah yang mendatangkan penghasilan terbanyak ? Pekerjaan yang dikerjakan dengan tangan, atau dengan pikiran ?. Anda sudah tahu jawabannya. Dan ketika menggunakan pikiran, jangan sekali-kali batasi imajinasi anda. Imajinasi adalah suatu berkah yang sangat berharga. Penulis buku, pengarang lagu, pelukis dan semua orang seni menggali kreasi dengan membiarkan imajinasinya berkembang. Jadi sebelum anda mengubah diri untuk sukses, gunakan IMAJINASI anda terlebih dulu. Bayangkan KESUKSESAN itu anda RAIH. Lalu berikutnya, anda MENYUSUN TARGET dan melaksanakan RENCANA.

Waktu Seminar menembus Batas yang saya ikuti, Pak Ardi menanyakan satu-persatu rencana peserta SMB Apakah yang mereka ingini dengan terjun ke bisnis NASA ?. Jawabannya sangat beragam, “Saya ingin punya mobil. Saya ingin keluar negeri. Saya ingin bonus sepuluh juta sebulan. Dan lain-lain”.

Ketahuilah teman-teman, seorang filsuf pernah mengatakan bahwa, “Anda adalah APA YANG ANDA PIKIRKAN”.

Kalau anda berpikir ingin penghasilan 1 juta, maka itulah hasil maksimal yang akan anda dapatkan dengan bisnis anda Kalau anda berpikir ingin bonus motor, maka memang hanya itulah yang akan anda dapatkan.

Padahal POTENSI BISNIS ANDA SANGAT TIDAK TERBATAS. Setiap distributor harus memiliki dulu apa TARGET BISNIS-nya kelak !.
Ketahuilah, ketika membuat TARGET, kita jangan mengukur kemampuan kita. Tapi target selalu berada di atas jangkauan kita. Dan untuk menjangkaunya, gunakan dulu IMAJINASI!. Latih kekuatan pikiran untuk mendapatkan target itu. Maka selama tidur pun alam bawah sadar kita akan mencarikan jalan keluar bagi kita untuk mencapai sasaran tersebut.

Wright bersaudara punya target GILA menciptakan pesawat terbang, dan target di atas jangkauan itu berhasil. Columbus punya target GILA menuju INDIA dari arah barat, dan ternyata mendarat di Amerika. John F Kennedy memberi target GILA kepada NASA (yg untuk mendaratkan orang di Bulan, dan ternyata tercapai ditahun 1969.

Maka teman-teman, jangan hanya puas dengan target normal. Terimalah tantangan yang BERANI. Potensi bisnis anda adalah tidak terbatas.

Setelah TARGET ditetapkan, tulislah di atas kertas. Jadikan itu janji kita untuk mencapainya. Biarlah imajinasi kita mencari jalan untuk bisa mencapai target tersebut. Selanjutnya buatlah RENCANA. Kalau anda ingin tahun depan mencapai bonus Rp. 20 juta, berapakah agen yang harus anda rekrut hingga tahun depan ? (Gunakan perhitungan Multiplikasi). Lalu buatlah rencana, berapa anggota group anda minimal di bulan pertama, bulan kedua, dst. Tentukan KAPAN anda harus GM, KAPAN harus PM, dan akhirnya KAPAN harus Diamond. Bahkan setelah Diamond, tentukan kapan anda akan naik ke Crown, dan kapan meneri- ma bonus Rp 50 juta sebulan? Kapan menerima bonus Rp 100 juta sebulan? Kapan menerima Rp 250 juta sebulan? Dan kapan menerima Rp 400 juta sebulan ?. Tentukan sendiri TARGET Anda. Anda telah paham bahwa kalau Anda bekerja keras, upline pun tidak akan bisa menyamai bonus anda.

Sekarang, apa yang harus ada di benak anda ?
1. Bebaskan IMAJINASI. Jangan di batasi. Anda ingin meraih apa ?.
2. Buat TARGET, Kapan keinginan anda harus tercapai ?.
3. Buat RENCANA dan JALANKAN dengan keyakinan tinggi.

Kita akan bersama-sama meniti tangga keberhasilan kita.
Jangan pernah menyerah.

NEVER GIVE UP.

Powered by : Crystal X

Rabu, 02 Februari 2011

Cerita Lelaki India dan Kalajengking

Cerita Inspiratif : Dipoweri oleh Stockist NASA AB.111

Ada seorang India yang melihat seekor kalajengking mengambang berputar-putar di air. Ia memutuskan untuk menolong kalajengking itu keluar dengan mengulurkan jarinya, tetapi kalajengking itu menyengatnya. Orang itu masih tetap berusaha mengeluarkan kalajengking itu keluar dari air, tetapi binatang itu lagi-lagi menyengat dia.

Seorang pejalan kaki yang melihat kejadian itu mendekat dan melarang orang India itu menyelamatkan kalajengking yang terus saja menyengat orang yang mencoba menyelamatkannya.

Tetapi orang India itu berkata, “Secara alamiah kalajengking itu menyengat. Secara alamiah saya ini mengasihi. Mengapa saya harus melepaskan naluri alamiah saya untuk mengasihi gara-gara kalajengking itu secara alamiah menyengat saya?”

Jangan berhenti mengasihi,
Jangan menghentikan kebaikan anda,
Bahkan meskipun ketika orang-orang lain menyengat anda.

Anda menginginkan Crystal X Murah? Call 085878478910

Selasa, 01 Februari 2011

Momamad Noer: Gubernur Legendaris Kaya Kisah Inspiratif

Cerita Inspiratif . Dipoweri oleh : Crystal X Murah

KEPERGIAN Raden Panji Mohammad Noer, mantan Gubernur Jawa Timur, menyisakan duka yang mendalam bagi warga Jawa Timur, terutama masyarakat Madura. Kebaikan, keshalehan dan kedermawanan pria yang akrab disapa M. Noer atau Pak Noer ini terukir di hati sanubari rakyat. Namanya menjadi melegenda seolah-olah menjadi gubernur seumur hidup. Di akhir perjalanannya, ribuan orang memberikan penghormatan dan mengantarkan jenazah penggagas Jembatan Suramadu itu.

Mengenang kepergian mantan Gubernur Jawa Timur M. Noer, ada kisah menarik dan inspiratif yang sering disampaikannya. Dalam berbagai acara, ada satu cerita yang selalu disampaikan dalam sambutan Pak Noer, yakni keuletan orang Madura.

”Coba lihat di Kantor Pos Kebonrojo Surabaya,” kata Pak Noer di sebuah acara di gubernuran beberapa tahun lalu. ”Di situ orang-orang Madura justru berjualan perangko di pabriknya perangko, ternyata laku.”

Menurut Pak Noer, secara logika dagang mustahil menyaingi kantor pos untuk berjualan perangko, tapi itu dilakukan oleh orang Madura meskipun hanya sebagai pedagang kaki lima.

”Harga perangko di PKL Madura ini tentu lebih mahal tapi orang Madura tidak kurang akal, dia sediakan barang tambahan yaitu kertas surat, amplop, dan pulpen sehingga orang yang mendadak ingin menulis surat bisa dikerjakan di situ,” tuturnya bangga.

”Hidupnya PKL di situ karena banyak orang malas masuk kantor pos hanya untuk beli perangko saja, dengan tambahan Rp 500 di PKL bisa minta penjualnya sekalian titip memasukkan surat ke kotak pos,” jelas Pak Noer lagi.

…Saking dekatnya dia dengan Madura sehingga namanya menjadi melegenda seolah-olah menjadi gubernur seumur hidup…

Tapi, sambung Pak Noer, orang Madura juga punya kelemahan. ”Kalau merasa sukses di rantau, lantas kawin lagi karena punya istri lebih dari satu itu dianggap kebanggaan,” katanya yang disambut tawa hadirin.

Kisah-kisah tentang orang Madura itu menunjukkan kepahamanan Mohammad Noer terhadap rakyat Madura, tempat kelahiran dan pengabdiannya sebelum menjadi Gubernur Jatim. Saking dekatnya dia dengan Madura sehingga namanya menjadi melegenda seolah-olah menjadi gubernur seumur hidup.

Anekdot tentang orang Madura dan gubernur menggambarkan soal itu. Jika ditanyakan siapa gubernur Jatim? Orang Madura menjawab, “Pak Noer.” Lho, bukannya Pakde Karwo? Orang Madura menjawab, ” Pakde Karwo kan cuma penggantinya.” Para tetangga dan saudara di Sampang pun punya cerita kebiasaan mantan Duta Besar RI untuk Prancis itu. Seperti dituturkan H. Ismail, kemenakannya.

…Jika ditanyakan siapa gubernur Jatim, orang Madura menjawab, ”Pak Noer.” Lho, bukannya Pakde Karwo? Orang Madura menjawab, ”Pakde Karwo kan cuma penggantinya” …

Menurut Ismail, kalau berkunjung ke Sampang saat Lebaran maupun acara lain, selalu singgah di rumah KH Raden Panji Ahmad Nuruddin, kakak kandungnya di Jl. Trunojoyo Kelurahan Rongtengah, Kec. Kota. Baik saat kakaknya masih hidup maupun setelah meninggal dunia.

Di situ, cerita dia, Pak Noer yang menikahi Mas Ayoe Siti Rachma dan dikarunia 8 anak suka mencarter dokar bersama warga.

Naik dokar menjadi tradisi warga Sampang setiap menjelang Lebaran. Itu tetap dilakukan ketika masih sehat. Naik dokar itu sampai ke Sumber Otok di Desa Taddan, Kec. Camplong, dengan jarak tempuh 7 kilometer. ”Pak Noer itu warga lainnya merasakan bahagia naik dokar sambil rekreasi di tempat pemandian Sumber Otok,” tutur Ismail.

Jauhariyah, tetangganya di Kampung Somor Pompa, Jl. Merapi, menuturkan, jika datang ke Sampang, putra Madura kelahiran 13 Januari 1918 itu memberi sedekah.

… Pak Noer itu orangnya dermawan, setiap datang terutama pas Lebaran pasti menyantuni orang miskin dan anak yatim. Kami benar-benar bangga dan kehilangan atas kepergiannya…

”Pak Noer itu orangnya dermawan, setiap datang terutama pas Lebaran pasti menyantuni orang miskin dan anak yatim. Kami benar-benar bangga dan kehilangan atas kepergiannya,” katanya.

Ismail kembali bertutur, Pak Noer itu prihatin dengan kondisi Madura. Menurut Pak Noer, kata Ismail, Madura dari tahun ke tahun tidak ada kemajuan sama sekali. ”Setiap kali saya datang ke Madura, pemandangannya tidak pernah berubah. Padahal kalau melihat perkembangan daerah lain, sudah maju pesat,” keluh Pak Noer seperti ditirukan kemenakannya itu.

Karena itu begitu jembatan Suramadu yang digagasnya bertahun-tahun itu jadi, Pak Noer senang bukan main. Diharapkan, jembatan itu menjadi jalan kemajuan Madura.

Akrab dengan wartawan, prima dengan Pola hidup 'SEHAT' dan Shalat Subuh

Semasa menjabat sebagai Gubernur Jatim pada 1967–1976, M. Noer sangat akrab dengan kalangan wartawan. Pak Noer memiliki kebiasaan meminta masukan kepada para wartawan sebelum melakukan kunjungan kerja ke suatu daerah.

“Selain sebagai bahan, Pak Noer selalu meminta masukan wartawan karena tak ingin mendapat informasi asal bapak senang saja,” kata Mochtar, salah satu wartawan senior.

Selain kebiasaannya mencari second opinion, M. Noer terkenal karena kesehatannya yang prima. Terbukti, lelaki kelahiran Kampung Beler, Desa Rong Tengah, pinggiran kota Sampang ini baru menderita sakit cukup parah setahun belakangan atau saat usianya menginjak 92 tahun.

SEHAT, inilah singkatan khusus M. Noer bagi kesehatannya yang pria. “SEHAT itu adalah Seimbangkan gizi, Enyahkan rokok, Hindari stress, Ambil tensi secara teratur, dan Teratur berolahraga. Kalau semua bisa dijalankan dengan baik, semua orang bisa panjang umur,” katanya saat masih sehat dulu.

...M Noer tidur pukul 22.00 dan bangun pukul 04.30. Setelah shalat subuh dan mandi, koran dan majalah menjadi sarapan...

Keteraturan memang menjadi salah satu ciri utamanya. Mantan anggota Dewan Pertimbangan Agung (DPA) di masa Presiden Soeharto itu tidur pukul 22.00 dan bangun pukul 04.30. Setelah shalat subuh dan mandi, koran dan majalah menjadi sarapan berikutnya. Sarapan yang asli baru disantapnya pukul 08.00.

Soal olahraga, M. Noer tak hanya berbicara. Tiap hari ia upayakan untuk gerak badan, paling tidak 15 menit. Selain itu, ia juga berenang secara teratur.

Penggagas Jembatan Suramadu

M. Noer telah tiada, tapi keringat dan pikirannya masih bisa dinikmati warga Jawa Timur setiap hari. Bagi siapapun yang melintasi Jembatan Suramadu sepanjang 5,4 km yang menghubungkan Surabaya dan Madura, mereka tidak bisa lepas dari perasan otak cerdas Pak Noer.

“Sebagai pemimpin, kita memang harus berpikir ke depan, jangan hanya berpikir saat ini,” katanya kepada sebuah koran.

...Sebagai pemimpin, kita memang harus berpikir ke depan, jangan hanya berpikir saat ini...

Ide jembatan penghubung pulau Jawa dan Madura itu konon sudah muncul di benaknya sejak 1950. Tak heran bila dia menjadi salah satu undangan penting saat peresmian jembatan sepanjang 5,4 km itu. Atas jasanya itu, Bupati Bangkalan, Fuad Amin mengusulkan agar M. Noer dijadikan nama jalan akses Suramadu.

Putra Terbaik Madura yang melayani dan mengayomi rakyat

Raden Panji Mohammad Noer dilahirkan di Sampang Madura, 13 Januari 1918. M. Noer putra ketujuh dari 12 anak pasangan Raden Aria Condropratikto dan Raden Ayu Siti Nursiah, dua-duanya keturunan bangsawan Madura. M. Noer menikahi Mas Ayu Siti Rachma, tahun 1941. Mereka dikaruniai empat putri dan empat putra. Putra Madura ini memulai karir pangreh prajanya tahun 1939, magang di Kantor Kabupaten Sumenep, begitu tamat dari MOSVIA Magelang. Sejak itu sampai menjadi gubernur, M. Noer mengabdikan dirinya sebagai pamong praia. la pernah menjadi anggota MPR dan DPA. Tahun 1976-1980, M. Noer mendapat tugas menjadi Duta Besar RI di Prancis.

Mohammad Noer Menjabat Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Jawa Timur selama dua periode tahun 1967-1976. Pada periode pertama menjabat gubernur mengedepankan tiga program kerja, pertama: meningkatkan kewibawaan dan martabat aparatur dikantor gubernuran, kedua: memupuk sikap kegotongroyongan, ketiga: Pembangunan ekonomi yang produktif serta tidak bersifat Mercu Suar dan berorientasi pada rakyat di daerah minus dan terisolasi. Dalam kepemimpinannya Mohammad Noer lebih banyak ke Daerah tingkat II untuk bertatap muka dengan rakyatnya.

Pada Repelita I mencanangkan program 3 P, yaitu Pendidikan, Pangan dan Perhubungan. Reputasi Gubernur Muhammad Noer memuncak sejak Propinsi Jawa Timur dinyatakan sebagai Propinsi terbaik dalam melaksanakan pembangunan selama REPELITA I. Oleh karena itu penghargaan Pemerintah Republik Indonesia diserahkan langsung Oleh Presiden Soeharto kepada Gubernur Mohammad Noer atas nama rakyat Jawa Timur menerima Parasamya Purnakarya Nugraha pada tanggal 21 Agustus 1974 di Surabaya.

...pemimpin harus mau melayani rakyat, tahu menempatkan diri serta mampu mengayomi rakyat...

M. Noer dikenal sebagai sesepuh masyarakat Jawa Timur. Ketika menjadi pemimpin nomor satu di Jawa Timur, ia sangat menekankan pelayanan kepada masyarakat, dengan pesan khusus "bahwa masyarakat Jawa Timur adalah masyarakat yang dinamis, agresif dan memiliki karakteristik khusus. Agar diterima menjadi pimpinan di Provinsi Jawa Timur maka pemimpin harus mau melayani rakyat, tahu menempatkan diri serta mampu mengayomi rakyat.

Pemimpin juga harus mampu memberdayakan rakyat secara baik. Insya Allah ia tidak mendapatkan masalah berarti, bahkan bisa memimpin Jawa Timur selama 2 periode seperti dirinya". Bahkan hingga di usia lebih dari 90 tahun masih aktif dalam berbagai kegiatan sosial, keagamaan, kemasyarakatan, ilmiah dan lain-lain. M. Noer tak pernah berhenti berpikir dan berkarya. Tujuan utamanya meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui pendidikan sumber daya manusia. Sebab, tujuan kemerdekaan adalah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, membuat wong cilik biso minggo kemuyu (orang kecil bisa sejahtera).

Wasiat Shalat di Tiga Masjid

Mantan Gubernur Jatim, H Muhammad Noer meninggal dunia, Jumat (16/4/2010) di Rumah Sakit (RS) Darmo, Surabaya, meninggalkan 8 orang anak dan 21 orang cucu. Sedemikian tinggi kecintaannya kepada masjid, sebelum menghembuskan nafas terakhir, pria yang berusia 93 tahun ini meninggalkan wasiat agar jenazahnya dishalatkan di tiga masjid besar, yaitu Masjid Al-Falah Surabaya, Masjid Agung Bangkalan dan Masjid Agung Sampang.

...Sedemikian tinggi kecintaannya kepada masjid, sebelum menghembuskan nafas terakhir, M. Noer meninggalkan wasiat agar jenazahnya dishalatkan di tiga masjid, yaitu Masjid Al-Falah Surabaya, Masjid Agung Bangkalan dan Masjid Agung Sampang...

Rakyat Jawa Timur berduka. Ribuan orang memberikan penghormatan dan mengantarkan jenazah penggagas Jembatan Suramadu itu ke makam keluarga Ghurung Porba, Desa Somor Kompa, Rongtengah, Sampang, (17/4/2010).

Ya Allah, ampunilah Pak Noer. Maafkanlah dia dan tempatkanlah di tempat yang mulia (Surga), luaskan kuburannya, mandikan dia dengan air salju dan air es. Bersihkan dia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau membersihkan baju yang putih dari kotoran, berilah rumah yang lebih baik dari rumahnya (di dunia), berilah keluarga (atau istri di Surga) yang lebih baik daripada keluarganya (di dunia), istri (atau suami) yang lebih baik daripada istrinya (atau suaminya), dan masukkan dia ke surga, jagalah dia dari siksa kubur dan Neraka. [taz/voa-islam.com]

Dikopas dari http://www.voa-islam.com/news/upclose/2010/04/19/5222/momamad-noer-gubernur-legendaris-kaya-kisah-inspiratif/

Cerita Inspiratif #3 : Cerita Di Bandara

Cerita Inspiratif. Dipoweri oleh Crystal X Murah

Sambil menunggu jadwal pesawat, seorang ibu muda duduk sambil membaca surat kabar. Ia ingat ia telah membeli sebungkus kue di kedai bandara untuk dimakannya di dalam pesawat. Tiba-tiba dari sudut matanya ia melihat seorang yang duduk berdekatan dengannya sedang memakan kue. Ia melihat ke kursi dan bungkus kue sudah terbuka dan laki-laki itu memakannya. Bagaimana mungkin pria itu makan kue saya tanpa permisi pada saya? Sementara pria tetap saja santai memakan kue itu.

Karena berpikir ia tidak mau kehilangan semua kuenya, akhirnya ia juga mengambil kue itu dan memakannya. Dengan heran wanita itu melihat bahwa laki-laki itu terus mengambil kue itu dan memakannya. Sambil jengkel dan kesal wanita itu pun memakan beberapa kue sekaligus dan hanya tersisa satu. Laki-laki itu pun mengambil sisa kue itu kemudian membaginya menjadi dua bagian dan menyerahkan yang setengah kepada wanita itu. Hal itu makin membuat marah wanita itu dan akhirnya ia terima sambil menyambar kantong kue yang telah kosong dan meremasnya untuk dimasukkan ke dalam tasnya.

Betapa kagetnya perempuan itu begitu tasnya terbuka, karena ia melihat bahwa di dalam tasnya bungkusan kuenya masih utuh dan belum dibuka sama sekali.

Sering kita menilai orang lain dengan sudut pandang kita yang buruk, dan betapa sulitnya kita melihat secara utuh dan obyektif. Kita sama sekali tidak melihat bahwa sebetulnya mungkin kita adalah orang yang membuat kesalahan. Pernahkan Anda bersu'udzon orang lain sebelum meneliti kebenarannya? Teliti sebelum menilai, bijaksana menilai orang lain dan bijaksana menilai diri sendiri terlebih dahulu. Jangan ikuti emosi kita.

Cerita ini ada di mana mana. Kopasan juga sih, tapi sumber aslinya mana ya? Ada yang tahu? Beritahu saya, nanti saya pasang link nya disini.